Postingan

Perawan

Gambar
Foto oleh Joko Anwar dari situs pinterpolitik.com . pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang perempuan yang tinggal dalam tubuh pinjaman. tidak ada uang sewa yang mesti dibayar, cuma kewajiban menjaga keperawanan. suatu malam si pemilik tubuh datang, dengan paksa mengambil keperawanan.  tanpa tubuh pinjaman yang ia tinggalkan, si perempuan pergi bertualang, mencari lagi tubuh perawan untuk dipinjam. Agustus 2016 Puisi ini saya unggah kembali untuk menyambut  Women's March Jakarta .  Women's March merupakan sebuah gerakan yang dilakukan perempuan-perempuan di banyak kota besar di dunia untuk menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret. Tahun 2017 merupakan tahun pertama Women's March Jakarta yang dihadiri sekitar 700 orang di depan Istana Negara. Aksi itu diikuti 33 organiasasi, mulai dari organisasi perempuan, organiasasi anak muda, organisasi lingkungan, organisasi HAM, organisasi LGBT, Komnas Perempuan...

Marlina: Lakon Perempuan yang Kurang Tergarap

Gambar
Sumber: http://marlinathemurderer.com/gallery/ Saat menonton film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di bioskop, saya merasa sedang berada di gedung teater, melihat lakon yang berkisah tentang keperkasaan perempuan. Gerak kamera statis, latar alam memukau, editing monoton, dan alur yang sangat linier, membuat saya menangkap kesan itu. Saya menunggu-nunggu film ini untuk bisa ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia. Marlina merupakan film hasil kerjasama dengan Yayasan Cinemas du Monde, Kementrian Komunikasi dan Kebudayaan, dan Kementrian Luar Negeri Perancis serta beberapa negara (Perancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand). Sebelum resmi tayang di Indonesia, film dengan  dengan judul internasional  Marlina the Murderer in Four Acts ini wara-wiri di sejumlah festival film internasional, seperti Festival Film Cannes, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, dan Toronto International Film Festival. Membaca berita-berit...

Bagaimana Kalau Chairil Anwar itu Perempuan? Ulasan Lakon Perempuan-perempuan Chairil

Gambar
Mari berandai-andai! Bagaimana kalau Chairil Anwar itu perempuan? Apakah 68 tahun setelah kematiannya akan ada sebuah lakon dengan judul Para Laki-laki Chairil? Apakah memiliki banyak pasangan akan sama “jantan”-nya jika itu dilakukan oleh seorang penyair perempuan? Chairil dan Ida dalam lakon  Perempuan-perempuan Chairil. (kredit foto: Image Dynamics ) Dalam lakon empat babak yang disutradarai Agus Noor ini, diceritakan hubungan Chairil dengan empat perempuan yakni Ida, Sri, Mirat dan Hapsah. Empat perempuan yang menggambarkan sosok perempuan pada zaman perang kemerdekaan sekitar tahun 1940. Ida Nasution yang diperankan oleh Marsha Timothy adalah mahasiswi, penulis yang hebat, pemikir kritis dan bisa menyaingi intelektualisme Chairil ketika mereka berdebat. Sri Ajati yang diperankan oleh Chelsea Islan, juga seorang mahasiswi dan penyiar radio, bergerak di tengah pemuda-pemuda hebat pada zamannya. Ikut main teater, jadi model lukisan, gadis ningrat y...

Cara Menghilangkan Noda Gincu di Bajumu

Gambar
kopi yang masih setengah isi tidak pernah mempermasalahkan noda gincu merah di cangkir kertas putih. jadi aku diamkan saja dia di sana, memerah hingga masuk tempat sampah. kalau aku bisa seperti kopi yang hanya diam, noda yang sama akan tetap ada di sana. di kerah kemeja hitam. tidak terlalu kelihatan memang, tapi tetap aku tidak bisa diam. jadi aku cari cara agar dia tidak diam saja di sana, jangan memerah dan mencapku sampah. seandainya menghapus noda gincu semudah yang dikatakan mesin pencari itu. seandainya menghapusmu semudah membuang noda gincu di cangkir kertas putih itu. seandainya...

Film Hujan Bulan Juni: Perayaan Puisi Anak Zaman Now

Gambar
Apresiasi terhadap karya sastra bisa dilakukan dengan barbagai cara. Membuatnya menjadi film seperti menjadi bentuk apresiasi tertinggi karena bentuk film memiliki jangkauan lebih luas dan menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Ujung-ujungnya duit? Ya begitulah kalau berbicara tentang industri. Apalagi industri film yang sudah menjadi mesin uang menjanjikan di Indonesia. Industri yang sudah mulai mapan ini mulai menggandeng industri buku yang dari dulu terseok-seok, terutama untuk jenis buku sastra yang biasanya tiap judul hanya tersisa satu-dua di rak toko buku. Kalau dari novel sudah ada beberapa judul yang filmya sukses. Sebut saja Ayat-ayat Cinta  (2008) dan Laskar Pelangi (2008)1. Kalau dalam kasus puisi, genggaman tangan film dan buku makin erat sejak film  Ada Apa dengan Cinta (2002 dan 2016) .  Film pertama berhasil membuat anak muda mengutip puisi dan membaca biografi Chairil Anwar. Film keduanya membuat buku Tidak Ada New York Hari Ini karya...

Misteri Kematian dan Janji Surga dalam Novel Faisal Oddang

Gambar
Surga diciptakan karena... Demikian kalimat menggantung yang tertera di bawah judul novel Puya ke Puya karya Faisal Oddang. Buku terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (Jakarta, 2015) ini ditulis untuk menjawab pertanyaan, "Kenapa surga diciptakan?" Pertanyaan penting yang akan memengaruhi kehidupan manusia dan apa saja yang akan diperbuatnya sebelum dijemput kematian. Kematian dan surga adalah dua hal yang menggerakkan alur dan menciptakan konflik novel ini. Ini kisah kematian. Dimulai dengan kematian seseorang diakhiri dengan kematianmu. Iya, kematianmu. Tidak usah terkejut. Novel ini 200an halaman ini terbagi dalam empat bagian dan 20 bab. Tiap bagian diberi judul dan potongan puisi. Bagian pertama berjudul "Menyiapkan Kematian", bagian kedua "Pada Kematian Itu, Aku Pergi", dilanjutkan dengan "Obituari Luka", dan terakhir "Alam Baka" atau puya . Narator dalam novel ini adalah leluhur orang Toraja, suku yang terkenal deng...

Masih Adakah Otoritas Tubuh Manusia?

Gambar
Perang apa yang sudah berlangsung ribuan tahun dan belum bisa berakhir hingga kini? Hampir semua orang pernah mengalami perang ini. Perang memperebutkan otoritas tubuhnya sendiri. Bila perang yang Anda alami terasa lebih hebat, kemungkinan besar Anda seorang perempuan. Sebagai perempuan saya mengakui asumsi tersebut. Namun, isu tentang rokok yang beredar belakangan membuat saya berfikir, mungkin laki-laki pun mulai kehilangan otoritas akan tubuh. Apa hubungan rokok yang terus mengalami kenaikan harga dan otoritas tubuh? Jika Anda perokok pasti merasa kalau kegiatan mengepulkan asap tembakau ini sebenarnya personal. Meskipun ada istilah social smoker  bagi mereka yang mengandalkan rokok untuk meningkatkan percaya diri atau melancarkan obrolan saat bersosialisasi. Bukan karena saya pernah jadi perokok, lantas saya membela mereka yang kebetulan mayoritas laki-laki ini. Ini bukan masalah rokok yang merugikan kesehatan konsumen dan mereka yang terkena asapnya. Ini masalah otor...