#Teman
Malam ini hari istimewa. Ada gaun kuning cantik, khusus kubeli untuk menyambutnya. Manis. Begitu komentar Mas Ario saat melihat gaun itu. Tak sabar aku menunggu dia menjemput nanti malam. Tak kuasa kumenahan bahagia. Jeng Roni di salon langganan sampai pangling. "Cantik deh kalau senyum terus." Jeng Roni tahu benar kisah lima tahunku dengan Mas Ario. Kisah yang membuatku jarang tersenyum. "Udah Say, laki bajingan gitu sih tinggalin aja," kata Jeng Roni bila mendengar kuberceriita sambil menangis. Mas Ario memang bajingan. Dia beristri, anak dua, tapi sering bermalam di kamar kostku. Dia bajingan yang mau mendengarkan semua keluhanku soal kantor, klien, ayah-ibu, dan tentang hidup. Bajingan cerdas itu dapat membuat laptop lapukku yang sering ngambek kembali bekerja dengan baik. Dia selalu mengikuti kasus korupsi terkini dan tahu tehnik membalikkan pancake lezat tanpa merusakknya! Bajingan tampan yang hingga kepala empat pun perutnya masih rata. Dan tenaganya... Dia...