Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Joko Pinurbo dan Makna Rumah dalam Personifikasi Kulkas, Ranjang dan Celana

Judul : Pacar Senja: Seratus Puisi Pilihan Pengarang : Joko Pinurbo Penerbit : Grasindo Cetakan : Pertama, 2005 Penyunting : Pamusuk Eneste Kata Penutup : Ayu Utami

Bila kita membaca Pacar Senja karya Joko Pinurbo, seperti membaca narasi panjang tentang rumah dari kacamata penyair yang biasa disapa Jokpin ini. Sajak yang terkumpul dalam antologi ini memiliki rentang penciptaan yang panjang dari tahun 1980 hingga 2004. Paling banyak puisi bertahun 1996, 2001, dan 2003, masing-masing 14 puisi. Selain itu ada 13 puisi bertahun 1999, 10 puisi di 2002, dan sembilan puisi di tahun 2000. Tahun 1997 ada tiga puisi, tahun 1990 dan 1995 ada dua puisi. Jokpin memasukan masing-masing satu puisi yang bertahun 1980, 1989, 1991, 1994, dan satu puisi bertahun 2002/2003.

Total ada 100 puisi dalam buku ini. Kecuali puisi "Layang-layang" (1980) dan "Pohon Bungur" (1990) yang belum pernah dipublikasikan, 98 karya lain pernah dipublikasikan dalam antologi Celana (1999), Di Bawah Kibar…

Masokhisme dalam Religi: Ulasan Buku Santa Rosa Karya Dorothea Rosa Herliany

Judul: Santa Rosa Pengarang: Dorothea Rosa Herliany Penerbit: Indonesia Tera, Magelang Cetakan Pertama, 2005, 128 halaman Penyunting & Penerjemah: Harry Aveling Pengantar: Toeti Heraty Penutup: Dami N. Toda

Santa Rosa merupakan buku kumpulan puisi Dorothea Rosa Herliany yang terakhir. Buku terbarunya Isinga: Roman Papua, merupakan prosa. Kemampuan Rosa sebagai penulis mendapat pengakuan pada kedua karya tersebut. Ia menjadi orang pertama yang memenangi kedua kategori Kusala Sastra Khatulistiwa, prosa dan puisi, dengan Santa Rosa pada 2006 dan Isinga pada 2015.

Selain dua buku tersebut Rosa menerbitkan kumpulan puisi Nyanyian Gaduh (1987), Matahari yang Mengalir (1990), Kepompong Sunyi (1993), Nikah Ilalang (1995), Mimpi Gugur Daun Zaitun (1999), dan Kill the Radio (Sebuah Radio, Kumatikan; edisi dwibahasa, 2001). Ada pula dua buku kumpulan cerpen Blencong (1995) dan Karikatur dan Sepotong Cinta (1996).

Sama seperti buku Kill the Radio, Santa Rosa juga terbit dwibahasa: Indonesia &…