Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Marlina: Lakon Perempuan yang Kurang Tergarap

Saat menonton film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di bioskop, saya merasa sedang berada di gedung teater, melihat lakon yang berkisah tentang keperkasaan perempuan. Gerak kamera statis, latar alam memukau, editing monoton, dan alur yang sangat linier, membuat saya menangkap kesan itu.
Saya menunggu-nunggu film ini untuk bisa ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia. Marlina merupakan film hasil kerjasama dengan Yayasan Cinemas du Monde, Kementrian Komunikasi dan Kebudayaan, dan Kementrian Luar Negeri Perancis serta beberapa negara (Perancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand). Sebelum resmi tayang di Indonesia, film dengan  dengan judul internasional Marlina the Murderer in Four Acts ini wara-wiri di sejumlah festival film internasional, seperti Festival Film Cannes, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, dan Toronto International Film Festival.

Membaca berita-berita itu membuat saya memiliki ekspektasi yang tinggi akan film ini. Saat menontonnya say…